BELITUNGVIBE.ID – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menginstruksikan agar seluruh pasar murah jelang lebaran 2026 digelar langsung dekat pemukiman.
Langkah tegas ini diambil demi memastikan warga bisa menebus sembako murah menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tanpa harus menempuh perjalanan jauh yang berisiko.
Gubenur Hidayat mengkritik keras pelaksanaan pasar murah sebelumnya yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemprov Babel karena dinilai menyulitkan akses masyarakat.
Menurutnya, lokasi yang jauh dari jangkauan ibu-ibu rumah tangga justru berpotensi memicu kecelakaan di jalan raya saat mereka bergegas hendak berbelanja.
“Saya tidak ingin lagi kegiatan pasar murah jelang lebaran dilakukan di tempat yang jauh dari pemukiman masyarakat,” tegas Hidayat Arsani dikutip dari Antara Babel, Kamis 19 Maret 2026.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah menolong rakyat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau dengan cara yang paling praktis.
Ke depan, Pemprov Babel berencana menyisir setiap kecamatan untuk menggelar operasi pasar serupa agar manfaatnya terasa merata hingga ke pelosok.
Pasar Murah Harus Tepat Sasaran
Pemerintah ingin memastikan setiap paket sembako murah benar-benar jatuh ke tangan warga yang membutuhkan, bukan sekadar seremoni di kantor pemerintahan.
Penentuan titik lokasi pasar murah yang strategis menjadi kunci utama agar program subsidi ini tidak sia-sia dan tepat sasaran bagi masyarakat menengah ke bawah.
Uji coba di Kecamatan Selindung terbukti sukses besar dengan membeludaknya warga yang antusias menyerbu stok sembako murah menjelang lebaran Idul Fitri.
Keberhasilan ini akan menjadi standar baru bagi dinas terkait dalam menentukan titik lokasi pasar murah di seluruh wilayah Babel, Negeri Serumpun Sebalai.
“Alhamdulillah, pasar murah di Selindung ramai dipadati warga untuk membeli berbagai kebutuhan pokok menyambut Lebaran tahun 2026 ini,” pungkasnya.
Hidayat berharap seluruh jajaran pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi geografis dan kemampuan akses warga di lapangan.
Langkah ini penting agar kebijakan publik tidak hanya bagus di atas kertas, tapi juga terasa manfaatnya di dapur masyarakat.
Gubernur Hidayat Arsani memastikan pasar murah di Bangka Belitung akan lebih mudah dijangkau masyarakat di setiap kecamatan menjelang Lebaran 2026.





