BELITUNGVIBE.ID, TANJUNGPANDAN – Kapal cepat penumpang Express Bahari 3E rute Pelabuhan Tanjungpandan Belitung menuju Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, kini menambah frekuensi pelayaran menjadi setiap hari.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Sebelumnya kapal cepat tersebut hanya beroperasi tiga kali dalam sepekan. Namun selama periode angkutan Lebaran, jadwal pelayaran ditambah agar mobilitas masyarakat antara Belitung dan Pangkalpinang tetap lancar.
Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan Bambang Chandra mengatakan, penambahan frekuensi pelayaran mulai diberlakukan sejak pertengahan Maret nanti.
“Pihak Kapal Express Bahari 3E menambah frekuensi keberangkatan menjadi setiap hari untuk melayani arus mudik Lebaran Idul Fitri,” kata Bambang dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, perubahan jadwal berlaku selama 13 hingga 30 Maret 2026. Sebelumnya kapal hanya berlayar pada Senin, Rabu, dan Jumat.
Meski frekuensi pelayaran bertambah, jadwal keberangkatan kapal tetap sama. Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjungpandan menuju Pangkalbalam pukul 07.00 WIB, sedangkan dari Pangkalbalam menuju Tanjungpandan pukul 14.00 WIB.
Namun demikian, operasional kapal akan berhenti sementara selama tiga hari saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sebelum kembali melayani penumpang setelah perayaan Lebaran.
Bambang juga memastikan hingga saat ini arus mudik di Pelabuhan Tanjungpandan masih terpantau lancar. “Sampai sekarang arus mudik berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Selain Express Bahari 3E, sejumlah armada kapal lain juga disiapkan untuk mendukung Angkutan Lebaran 2026. Di antaranya KM Lawit rute Tanjung Batu–Jakarta–Pontianak dengan kapasitas sekitar 1.247 penumpang, KM Sawita rute Tanjungpandan–Tanjung Priok dengan kapasitas 176 penumpang, serta KM Salvia rute Tanjungpandan–Jakarta dengan kapasitas sekitar 174 penumpang.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan selama masa mudik, KSOP Tanjungpandan juga telah mendirikan Posko Angkutan Lebaran 2026 di kawasan pelabuhan. Posko tersebut beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 guna memantau pergerakan penumpang, kesiapan armada, serta aspek keselamatan pelayaran.
Dengan penambahan jadwal kapal cepat ini, masyarakat diharapkan memiliki pilihan transportasi yang lebih fleksibel saat melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
Sumber: Antara





