Sabtu, November 7, 2026
belitungvibe.id
Advertisement
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
belitungvibe.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Tech
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Popnews
  • Cuan
Home News Bangka Belitung

Bekal Baru Korban PHK Beltim, 16 Perempuan Belajar Bakery untuk Bangkit dan Buka Usaha

Perempuan terdampak PHK mengikuti pelatihan bakery dasar di Belitung Timur. Program vokasi Kemnaker ini diharapkan membuka peluang kerja dan usaha mandiri.

Yudiansyah by Yudiansyah
28 Oktober 2026
0
Bekal Baru Korban PHK Beltim

16 perempuan terdampak PHK mengikuti Pelatihan Bakery Dasar yang digelar Disnakerkop UKM Belitung Timur bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi Belitung, Senin (26/10/2026). Foto: Diskominfo SP Beltim

Share on FacebookShare on Twitter

BELITUNGVIBE.ID – Pelatihan bakery dasar menjadi bekal baru bagi 16 perempuan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Melalui keterampilan membuat kue, mereka disiapkan untuk memperluas peluang kerja sekaligus merintis usaha mandiri setelah kehilangan pekerjaan.

Program yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disnakerkop UKM) Beltim ini dibuka di Ruang Pertemuan Disnakerkop UKM, Senin (26/10/2026). Pelatihan berlangsung selama empat hari, hingga Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pelatihan Vokasi bagi pekerja terdampak PHK yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Tujuannya meningkatkan kompetensi peserta agar memiliki bekal untuk kembali bekerja atau mengembangkan usaha sendiri.

Bagi peserta, pelatihan ini bukan sekadar belajar mengolah adonan dan memanggang kue. Keterampilan baru diharapkan menjadi modal untuk membuka peluang penghasilan di tengah perubahan kondisi pekerjaan.

Dari Korban PHK Menjadi Calon Pelaku Usaha

Kepala Disnakerkop UKM Beltim, Amrullah, mengatakan pelatihan bakery dasar dilaksanakan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi Belitung (BPVB). Balai tersebut menyediakan instruktur bersertifikat beserta peralatan pelatihan.

Sementara itu, Disnakerkop UKM Beltim bertugas menjaring peserta melalui seleksi terbuka yang disosialisasikan hingga ke desa-desa. Dengan mekanisme tersebut, program diarahkan kepada pekerja yang benar-benar terdampak PHK.

Amrullah berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha mandiri. Langkah tersebut juga diharapkan membantu menekan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Setelah mereka ahli di bidang bakery, kami berharap mereka bisa membuka usaha sendiri. Itu tujuan kita, mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan peserta serta masyarakat umumnya,” kata Amrullah, dikutip dari portal resmi Pemkab Beltim, beltim.go.id.

Menurutnya, kemampuan praktis dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk membangun kemandirian ekonomi. Namun, keberlanjutan usaha nantinya juga bergantung pada kemampuan mengembangkan produk, mendapatkan pelanggan, dan mengelola biaya produksi.

BACA JUGA: Pabrik Kelapa dan Dermaga di Selat Nasik, Peluang Emas Dongkrak Ekonomi Belitung

Tuti Alawiyah Melihat Peluang Baru Setelah PHK

Salah satu peserta, Tuti Alawiyah, 44, mengaku bersyukur bisa mengikuti pelatihan tersebut. Sebelum terkena PHK, ia bekerja di perusahaan tekstil dan tidak memiliki latar belakang khusus di bidang kuliner.

Kini, Tuti membantu usaha katering milik mertuanya yang melayani pesanan pemerintah daerah. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan baginya untuk mulai mengenal kegiatan usaha makanan.

Melalui pelatihan bakery dasar, ia berharap bisa menambah keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru di masa mendatang.

“Bersyukur sekali. Siapa tahu nanti ada kesempatan membuat kue atau membuka usaha sendiri,” ujar Tuti.

Ia juga berharap ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang memberi manfaat lebih luas. Baginya, peluang untuk mandiri secara ekonomi sekaligus membantu orang lain menjadi salah satu tujuan setelah mengikuti pelatihan.

“Semoga Disnaker bisa menghadirkan pelatihan keahlian lain juga, supaya teman-teman lain bisa ikut menambah ilmu dan membuka usaha secara mandiri,” katanya.

Beltim Jadi Daerah Pertama di Babel Gelar Program Vokasi Korban PHK

Pelatihan bakery dasar ini juga menandai langkah Belitung Timur dalam menjalankan program vokasi khusus pekerja terdampak PHK. Pemkab Beltim menyebut daerah tersebut menjadi yang pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menggelar program pelatihan vokasi dari Kemnaker tersebut.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakerkop UKM Beltim, Khristy Arrywidhaswara, menyampaikan hal itu seusai pembukaan pelatihan,

“Alhamdulillah, kita yang pertama se-Provinsi Bangka Belitung, jadi kita yang pertama mengadakan kegiatan ini,” kata Khristy.

Ia menjelaskan, peserta direkrut melalui pendaftaran terbuka yang disosialisasikan hingga ke tingkat desa. Seleksi dilakukan untuk memastikan program menyasar pekerja yang memang mengalami PHK.

Untuk pelatihan bakery dasar, kuota yang tersedia sebanyak 16 peserta. Jumlah tersebut mengikuti ketentuan Kemnaker sehingga tidak dapat ditambah meskipun tersedia kemungkinan dukungan untuk membuka kelas tambahan.

“Itulah program pelatihan yang ditentukan Kemnaker, tidak bisa kita tambah jadi 30 atau 32 orang,” ujar Khristy.

Tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan vokasi juga terlihat pada program pengelolaan administrasi perkantoran yang dibuka sebelumnya. Khristy menyebut terdapat 125 pendaftar yang memperebutkan 16 kursi pelatihan.

Antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan Disnakerkop UKM Beltim berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan.

“Program ini harus disambut lagi. Tahun depan akan kami anggarkan,” tandasnya.

Pelatihan Barbershop Menyusul, Program Lain Disiapkan

Setelah pelatihan bakery dasar, Disnakerkop UKM Beltim telah menyiapkan pelatihan barbershop dengan jumlah 16 peserta yang sudah melalui seleksi. Program tersebut diharapkan memperluas pilihan keterampilan bagi pekerja terdampak PHK.

Untuk tahun berikutnya, dinas juga merencanakan pelatihan bagi penyandang disabilitas, menjahit, serta pelatihan bakery gelombang lanjutan.

Amrullah berharap kerja sama dengan BPVB dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses pelatihan keterampilan.

“Kami berharap kerja sama dengan balai pelatihan juga berlanjut terus-menerus. Tujuan kami agar semakin banyak pelatihan semakin bagus karena kalau kita punya keahlian minimal kan punya modal. Modal keahlian untuk usaha mandiri,” tuturnya.

Meski demikian, keberhasilan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta yang mengikuti kegiatan. Kesempatan menerapkan keterampilan, akses terhadap permodalan, pendampingan usaha, dan jaringan pemasaran juga dapat berperan dalam menentukan keberlanjutan penghasilan peserta.

Bagi 16 perempuan peserta pelatihan bakery dasar di Beltim, keterampilan baru ini menjadi langkah awal untuk membuka kemungkinan setelah PHK. Harapannya, bekal tersebut tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi berkembang menjadi peluang kerja maupun usaha yang menopang kehidupan mereka. (*)

Tags: Belitung TimurDisnakerkop UKM BeltimKemnakerKorban PHKPelatihan BakeryPelatihan VokasiUMKM

Related Posts

pasar rakyat beltim
Bangka Belitung

Pasar Rakyat Beltim Bertransformasi Digital, Program Nyaman Belanje Bawa Sejumlah Terobosan

2 November 2026
investasi tambak udang vaname beltim
Bangka Belitung

Investasi Tambak Udang Vaname RAS di Beltim Beroperasi, Target Produksi 50 Ton Per Bulan

2 November 2026
bantuan pendidikan Belitung Rp1 juta
Bangka Belitung

Bantuan Pendidikan Belitung Rp1 Juta per Siswa, 1.050 Pelajar Terima Program CERDAS

29 Oktober 2026
Load More
Next Post
Promo Tahun Baru 2027 Swiss-Belresort Belitung

Swiss-Belresort Belitung Hadirkan The Midnight Wonderland, Gala Dinner Tahun Baru Mulai Rp430 Ribu

Promo Natal 2026 Swiss-Belresort Belitung

Promo Natal 2026 Swiss-Belresort Belitung, Menginap 2 Malam Mulai Rp2,1 Juta

Belitung-Vibe-2026

Follow Us

KANAL

  • Bangka Belitung
  • Gadget
  • Human Story
  • Kredit & Pinjaman
  • Nasional
  • Wisata
  • Privacy Policy
  • About
  • Pedoman Pemberitaan

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved