Jumat, November 6, 2026
belitungvibe.id
Advertisement
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
belitungvibe.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Tech
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Popnews
  • Cuan
Home News Bangka Belitung

Investasi Tambak Udang Vaname RAS di Beltim Beroperasi, Target Produksi 50 Ton Per Bulan

PT VIP menebar 1,2 juta benur di Kecamatan Damar. Investasi budidaya modern ini juga berpotensi menyerap hingga 400 tenaga kerja saat seluruh modul beroperasi.

Yudiansyah by Yudiansyah
2 November 2026
0
investasi tambak udang vaname beltim

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten melakukan penebaran awal 1,2 juta benur udang vaname di fasilitas tambak PT Vaname Inti Perkasa, Desa Mangkubang, Kecamatan Damar, Minggu (1/11/2026). Foto: Muchlis Ilham

Share on FacebookShare on Twitter

BELITUNGVIBE.ID – Investasi tambak udang vaname berbasis teknologi modern mulai beroperasi di Kabupaten  Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

PT Vaname Inti Perkasa (VIP) mengawali operasional dengan menebar 1,2 juta benur di Desa Mangkubang, Kecamatan Damar, Minggu (1/11/2026), dengan target produksi awal mencapai 50 ton per bulan untuk satu modul budidaya.

Tambak udang vaname ini mengandalkan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), yakni sistem budidaya dengan sirkulasi dan penyaringan air secara berulang. Teknologi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan air sekaligus mengendalikan limbah kegiatan tambak.

Dimulainya operasional PT VIP juga membuka peluang pengembangan ekonomi baru di Beltim. Selain meningkatkan produksi perikanan budidaya, investasi ini berpotensi menyerap tenaga kerja lokal dan menghasilkan produk turunan berupa pupuk organik serta rumput laut.

1,2 Juta Benur Jadi Awal Operasional Investasi Tambak Udang Vaname 

Bupati Beltim, Kamarudin Muten, menghadiri langsung penebaran awal 1,2 juta benur udang vaname di fasilitas tambak PT VIP di Desa Mengkubang, Kecamatan Damar.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya tahap operasional perusahaan setelah pembangunan fasilitas yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada Agustus 2025.

Kamarudin Muten mengatakan, dirinya mengikuti perkembangan investasi tambak udang modern tersebut sejak awal pembangunan.

Ia menilai penggunaan teknologi RAS menjadi salah satu hal menarik dalam pengembangan budidaya udang di wilayahnya.

“Sudah satu tahun lebih sejak peletakan batu pertama. Hari ini kita sudah mulai menaburkan benurnya. Saya lihat produksinya nanti cukup menjanjikan dan teknologinya juga sangat baik,” kata Kamarudin, dikutip dari Belitong Ekspres.

Menurut Bupati yang karib disap Afa, penerapan teknologi modern dan pengelolaan limbah menjadi aspek penting dalam pengembangan investasi perikanan.

Pemerintah daerah Kabupaten Beltim berharap fasilitas PT VIP dapat menjadi percontohan budidaya udang yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Teknologi RAS, Limbah Udang Diolah Jadi Pupuk

tambak udang vaname modern di beltim
Tambak udang vaname PT VIP dengan teknologi modern

Salah satu keunggulan yang ditawarkan PT VIP adalah penerapan sistem RAS. Teknologi ini memungkinkan air dari kolam budidaya disirkulasikan kembali setelah melewati proses penyaringan.

Kotoran udang dan sisa pakan dipisahkan melalui sistem filtrasi. Limbah padat tersebut kemudian diolah menjadi pupuk organik yang berpotensi memiliki nilai jual.

Dengan sistem tersebut, perusahaan PT Vaname Inti Perkasa berupaya mengurangi pembuangan limbah budidaya secara langsung ke laut.

Kamarudin secara khusus menyoroti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang diterapkan perusahaan. Ia mengingatkan agar setiap investasi sektor perikanan memperhatikan dampak lingkungan, bukan hanya mengejar kapasitas produksi.

“Saya lihat IPAL-nya sangat baik. Kita tidak hanya bicara produksi, tetapi juga bagaimana limbahnya dikelola. Jangan sampai air kotor dibuang ke laut dan akhirnya menimbulkan pencemaran,” ujarnya.

Selain pengolahan limbah padat, PT VIP mengembangkan tanaman rumput laut jenis Ulva lactuca. Tanaman ini dimanfaatkan untuk membantu menyerap nitrat dalam air hasil pengolahan sebelum dialirkan kembali ke lingkungan perairan.

Perusahaan juga melihat peluang ekonomi dari hasil pengolahan tersebut. Pupuk organik dan rumput laut berpotensi menjadi produk turunan yang dapat dipasarkan, termasuk untuk kebutuhan sektor perkebunan.

Target 50 Ton, Panen Perdana Diperkirakan Tiga Bulan

Direktur PT VIP, Heryanto Ardiya, menjelaskan bahwa penebaran 1,2 juta benur di tambak udang vaname merupakan tahap awal operasional perusahaan.

Untuk satu modul budidaya, perusahaan menargetkan produksi sekitar 50 ton udang vaname per bulan. Namun, hasil tersebut masih berupa target karena benur baru memasuki tahap pemeliharaan.

Proses budidaya hingga panen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Dengan demikian, hasil panen perdana akan menjadi salah satu indikator untuk melihat capaian produksi dan efektivitas teknologi yang diterapkan.

“Untuk satu modul, target kita sekitar 50 ton. Sekarang baru mulai tebar benur, jadi belum panen. Kurang lebih tiga bulan lagi baru bisa melihat hasilnya,” jelas Heryanto.

Target tersebut menjadi gambaran potensi kapasitas produksi awal PT VIP. Keberhasilannya tetap bergantung pada tingkat kelangsungan hidup udang, kondisi budidaya, kualitas air, serta pengelolaan selama masa pemeliharaan.

BACA JUGA: Bekal Baru Korban PHK Beltim, 16 Perempuan Belajar Bakery untuk Bangkit dan Buka Usaha

Serap 30 Pekerja, Berpotensi Bertambah hingga 400 Orang

Dari sisi ketenagakerjaan, operasional PT VIP telah menyerap sekitar 30 pekerja. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah seiring penyelesaian pembangunan modul-modul budidaya berikutnya.

Heryanto menyebut kebutuhan tenaga kerja berpotensi mencapai 300 hingga 400 orang apabila seluruh modul yang direncanakan selesai dibangun secara bertahap.

Peluang tersebut menjadi salah satu dampak ekonomi yang diharapkan dari masuknya investasi sektor perikanan di Kecamatan Damar.

Kamarudin berharap kebutuhan tenaga kerja perusahaan dapat dipenuhi masyarakat lokal. Dengan begitu, investasi tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aktivitas produksi, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan meningkatkan pendapatan warga.

Pemerintah Kabupaten Beltim, lanjutnya, siap mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. Kemudahan perizinan menjadi salah satu perhatian agar calon investor dapat menjalankan kegiatan usahanya tanpa hambatan administrasi yang berlarut-larut.

“Begitu mereka menyampaikan rencana investasi, saya langsung dukung. Jangan sampai orang mau berinvestasi justru kesulitan mengurus perizinan. Kalau sampai empat atau lima tahun mengurus izin, kapan investasinya bisa berjalan?” tegas Kamarudin.

Akses Pasar Udang Vaname Jadi Tantangan Berikutnya

Selain kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja, pemasaran hasil panen menjadi perhatian dalam pengembangan usaha PT VIP.

Kamarudin berharap distribusi udang vaname dari Beltim menuju pasar Jakarta dapat memperoleh kemudahan. Akses pengiriman yang lebih lancar dinilai penting untuk menjaga daya saing harga jual produk.

Hal ini menjadi bagian penting dalam rantai bisnis budidaya udang. Sebab, keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan komoditas dalam jumlah besar, tetapi juga kepastian pasar dan efisiensi biaya distribusi.

Jika target produksi dapat dicapai, pengelolaan limbah berjalan sesuai standar, serta pemasaran berkembang, investasi PT VIP berpotensi memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi Belitung Timur.

Namun, hasil panen perdana tambak udang vaname dalam sekitar tiga bulan ke depan akan menjadi tahap penting untuk mengukur kinerja awal budidaya tersebut. (*)

Tags: Belitung TimurEkonomi Beltiminvestasi tambak udangKecamatan DamarPT Vaname Inti Perkasatambak Udang VanameTeknologi RAS

Related Posts

pasar rakyat beltim
Bangka Belitung

Pasar Rakyat Beltim Bertransformasi Digital, Program Nyaman Belanje Bawa Sejumlah Terobosan

2 November 2026
bantuan pendidikan Belitung Rp1 juta
Bangka Belitung

Bantuan Pendidikan Belitung Rp1 Juta per Siswa, 1.050 Pelajar Terima Program CERDAS

29 Oktober 2026
Tarif Parkir Bandara Belitung 2026
Bangka Belitung

Tarif Parkir Bandara Belitung Naik 1 November 2026, Ini Daftar Harga Terbarunya

29 Oktober 2026
Load More
Next Post
pasar rakyat beltim

Pasar Rakyat Beltim Bertransformasi Digital, Program Nyaman Belanje Bawa Sejumlah Terobosan

Belitung-Vibe-2026

Follow Us

KANAL

  • Bangka Belitung
  • Gadget
  • Human Story
  • Kredit & Pinjaman
  • Nasional
  • Wisata
  • Privacy Policy
  • About
  • Pedoman Pemberitaan

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved