BELITUNGVIBE.ID – Lomba vlog wisata Belitung mulai digelar sebagai ajang kreatif para pelajar untuk mempromosikan pesona Negeri Laskar Pelangi.
Melalui Belitung Youth Competition 2026, siswa SMP hingga SMA diajak membuat konten video vlog dengan pendekatan yang lebih segar dan kekinian.
Beragam potensi wisata, budaya lokal, hingga suasana khas Pulau Belitung diharapkan semakin dikenal luas lewat karya kreatif generasi muda.
Kompetisi yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung ini menjadi ruang bagi siswa Gen Z untuk ikut memperkenalkan pesona Pulau Belitung melalui cara yang lebih dekat dengan dunia digital.
Di tengah meningkatnya perhatian wisatawan terhadap Belitung, promosi wisata kini tidak lagi hanya mengandalkan brosur atau iklan konvensional.
BACA JUGA: Gerbang Wisata Belitung, Terminal Baru Bandara Wajib Cerminkan Identitas Daerah
Konten video pendek, vlog perjalanan, hingga media sosial mulai menjadi cara baru dalam membangun citra destinasi wisata di mata dunia.
Lewat Belitung Youth Competition 2026, para peserta diajak menjadi bagian dari promosi wisata daerah dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kehidupan generasi digital masa kini.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Sastra Yuni Ardi, mengatakan peserta nantinya diminta membuat video di berbagai objek wisata dan destinasi unggulan di Pulau Belitung.
“Para peserta harus membuat video di berbagai objek wisata dan destinasi yang ada di Pulau Belitung yang diharapkan peserta mampu mempromosikan daerah secara menarik dan informatif,” katanya, dilansur dari Antara Babel, Rabu 13 Mei 2026.
Ajang ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan Belitung melalui perspektif anak muda yang dinilai lebih kreatif, spontan, dan mudah diterima di media digital.
BACA JUGA: Hotel Instagramable di Belitung Ini Cocok untuk Wisatawan Rute Singapura
Siswa Gen Z Diajak Eksplor Wisata Belitung

Tema yang dapat diangkat dalam kompetisi ini cukup luas dan dekat dengan karakter wisata Belitung.
Mulai dari aktivitas island hopping, keindahan pantai, budaya lokal, wisata kuliner, hingga suasana daerah yang aman dan nyaman bagi wisatawan.
Peserta siswa gen Z (SMP dan SMA) juga bisa mengeksplor berbagai sisi lain Belitung yang selama ini belum banyak dikenal luas.
Mulai dari kehidupan masyarakat lokal, udara yang bersih, hingga suasana santai khas pulau. Pengalaman sederhana seperti ini justru sering dicari wisatawan modern.
Menurut Sastra, promosi melalui media vlog memiliki kekuatan tersendiri karena tidak hanya menampilkan visual destinasi, tetapi juga pengalaman dan cerita di balik perjalanan tersebut.
“Melalui media vlog, promosi yang dilakukan tidak hanya menampilkan keindahan destinasi, tetapi juga menyampaikan informasi yang lebih luas mengenai potensi dan keunikan daerah,” jelasnya.
Konsep seperti ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau generasi muda yang kini lebih banyak mengonsumsi konten visual melalui media sosial.
Wisata Belitung Mulai Bergerak ke Promosi Digital
Belitung Youth Competition 2026 juga menjadi sinyal bahwa promosi wisata daerah mulai bergerak mengikuti perubahan tren digital.
Kini, promosi destinasi tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau industri pariwisata, tetapi juga melibatkan komunitas dan generasi muda.
Konten kreatif dari digital natives dinilai mampu menghadirkan suasana Belitung dengan cara yang lebih natural dan relatable.
Terlebih setelah kembali dibukanya penerbangan internasional Singapura–Belitung, kebutuhan promosi wisata yang lebih luas menjadi semakin penting.
Belitung tidak hanya perlu dikenal karena pantainya, tetapi juga karena pengalaman wisata, budaya, hingga karakter daerahnya.
Melalui kompetisi ini, generasi digital diharapkan tidak hanya belajar membuat konten kreatif, tetapi juga semakin mengenal potensi daerahnya sendiri.
Pendaftaran Dibuka hingga 8 Mei 2026

Ajang Belitung Youth Competition 2026 terbuka bagi pelajar tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Belitung.
Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 8 Mei 2026, sementara pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda, PT Timah Tbk turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini melalui hadiah bagi para pemenang kompetisi.
Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah dan ruang kreativitas anak muda di Belitung.
Dengan konsep promosi berbasis konten kreatif, Belitung Youth Competition 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang lomba biasa.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan cara baru memperkenalkan Belitung sebagai destinasi wisata yang semakin dekat dengan generasi digital masa kini.
BACA JUGA: 3 Batu Granit Unik Belitung dan Mitosnya, dari Majapahit hingga Batu Garuda
Belitung Perkuat Promosi Wisata Internasional
Perhelatan Belitung Youth Competition 2026 hadir di tengah mulai terbukanya kembali konektivitas internasional menuju Pulau Belitung.
Saat ini, penerbangan langsung rute Singapura–Belitung telah kembali beroperasi secara reguler dua kali dalam sepekan, yakni setiap Minggu dan Rabu.
Kembalinya jalur internasional tersebut dinilai menjadi peluang penting bagi Belitung untuk memperluas promosi pariwisata ke pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Persaingan destinasi wisata kini juga semakin ketat. Promosi digital melalui konten kreatif dinilai menjadi salah satu cara yang lebih efektif untuk memperkenalkan suasana liburan di Belitung.
Melalui video vlog karya kreator muda daerah, berbagai potensi wisata diharapkan tampil lebih segar dan dekat dengan generasi digital masa kini.
Tidak hanya keindahan pantai dan island hopping yang ditampilkan.
Budaya lokal, kuliner, suasana daerah yang nyaman, hingga kehidupan masyarakat Belitung juga menjadi bagian dari daya tarik wisata.
BACA JUGA: 6 Keunikan Batu Granit Pantai Belitung dan Asal-usulnya, Bikin Wisatawan Takjub
Momentum ini menunjukkan promosi pariwisata Belitung mulai bergerak mengikuti perkembangan tren digital dan perubahan pola perjalanan wisatawan modern.
Dengan kembali terbukanya akses internasional dari Singapura, Belitung memiliki peluang lebih besar untuk semakin dikenal wisatawan dunia.
Tidak hanya sebagai destinasi wisata tropis, tetapi juga daerah yang nyaman, aman, dan kaya pengalaman wisata.




