Sabtu, April 18, 2026
belitungvibe.id
Advertisement
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman
No Result
View All Result
belitungvibe.id
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Tech
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Popnews
  • Cuan
Home Lifestyle Wisata

Jelang Penerbangan Scoot ke Belitung, Bupati Temukan Sejumlah Kekurangan di Bandara Hanandjoeddin

Sejumlah fasilitas di Bandara Hanandjoeddin masih perlu dibenahi jelang penerbangan Scoot ke Belitung, mulai dari kenyamanan hingga area promosi.

Yudiansyah by Yudiansyah
15 April 2026
0
Penerbangan Scoot ke Belitung

Bupati Belitung meninjau kesiapan area kedatangan internasional di Bandara H.AS Hanandjoeddin jelang penerbangan Scoot rute Singapura–Tanjungpandan, Rabu (15/4/2026). (Foto: April)

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNGPANDAN, BELITUNGVIBE.ID – Menjelang penerbangan Scoot ke Belitung pada 3 Mei 2026, Bupati menemukan sejumlah kekurangan di Bandara H.AS Hanandjoeddin yang perlu segera dibenahi.

Temuan muncul saat Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, melakukan peninjauan langsung ke bandara internasional di Desa Buluh Tumbang tersebut, Rabu 15 April 2026.

Peninjauan untuk memastikan kesiapan layanan jelang penerbangan perdana Singapura–Tanjungpandan, yang menjadi momentum penting bagi kebangkitan pariwisata Belitung.

“Masih ada beberapa titik (kekurangan minor) yang harus segera diperbaiki dan ditindaklanjuti. Ini menyangkut marwah nama baik Belitung,” kata Djoni di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin.

Sejumlah Kekurangan di Area Kedatangan

Dari hasil pengecekan langsung di lapangan, Djoni mengakui secara umum kesiapan bandara sudah cukup baik. Infrastruktur utama telah tersedia dan siap digunakan untuk mendukung operasional penerbangan internasional Scoot ke Belitung.

Namun demikian, ia menilai masih ada sejumlah detail penting yang belum sesuai dengan standar layanan bandara internasional.

Beberapa catatan utama ditemukan di area kedatangan internasional. Dinding ruangan masih terlihat kosong tanpa sentuhan visual yang merepresentasikan identitas daerah.

Menurutnya, elemen visual seperti lukisan, ornamen, atau ukiran khas daerah penting untuk menghadirkan kesan pertama yang kuat bagi wisatawan yang baru tiba.

“Hal-hal kecil (minor) seperti ini jangan dianggap sepele. Ini bagian dari pengalaman wisatawan,” ujar Bupati Belitung menekankan.

BACA JUGA: Strategi Wisata Terpadu Belitung Disiapkan Sambut Penerbangan Singapura–Tanjungpandan

Tata Udara dan Fasilitas Dasar Ikut Disorot

Selain tampilan visual, sistem tata udara juga menjadi perhatian. Suhu ruangan di area kedatangan dinilai belum mencapai standar kenyamanan yang diharapkan untuk bandara internasional.

Djoni meminta agar pengaturan suhu dapat segera disesuaikan agar wisatawan merasa nyaman sejak pertama kali tiba di Belitung.

Fasilitas dasar seperti toilet juga tidak luput dari evaluasi. Ia menemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki, mulai dari tekanan air keran, kelancaran aliran air, hingga aspek kebersihan.

Menurutnya, fasilitas dasar seperti ini menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan.

Konter UMKM hingga Promosi Belum Maksimal

Perhatian juga diberikan pada area konter Bandara Hanandjoeddin, termasuk konter UMKM yang saat ini masih dalam tahap pembenahan.

Selain itu, materi promosi di dalam bandara dinilai belum optimal. Djoni menyebut masih banyak ruang promosi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Iklan yang berkaitan dengan pariwisata (Belitung) masih belum hidup. Bahkan ada yang masih kosong,” ungkapnya.

Padahal, bandara merupakan pintu masuk utama wisatawan. Kesan pertama yang didapat di bandara akan sangat mempengaruhi persepsi terhadap destinasi secara keseluruhan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Djoni menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, termasuk Angkasa Pura II, agar seluruh kekurangan dapat segera diperbaiki.

Ia berharap perbaikan dapat dilakukan dalam waktu singkat, mengingat jadwal penerbangan perdana Scoot sudah semakin dekat.

“Kami akan terus berkoordinasi agar semua ini benar-benar ditindaklanjuti,” kata orang nomor di Kabupaten Belitung itu.

BACA JUGA: Penerbangan Singapura–Tanjungpandan Dibuka, Pemkab Belitung Matangkan Kesiapan Sambut Wisatawan

Bandara Dipastikan Siap Layani Penerbangan Internasional

Bandara Internasional Belitung
Peninjauan area bandara dengan visual promosi Belitung jelang penerbangan Scoot.

Meski masih ditemukan sejumlah kekurangan, Djoni memastikan Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin pada dasarnya sudah siap untuk melayani penerbangan internasional.

“Kami pastikan bandara sudah siap dengan segala infrastruktur yang dibutuhkan untuk membuka layanan penerbangan dari Singapura pada 3 Mei 2026,” tegasnya.

Ia menambahkan, kekurangan yang ditemukan bersifat minor dan akan segera disempurnakan oleh pihak pengelola.

Djoni kembali menegaskan, pembenahan yang dilakukan bukan sekadar untuk memenuhi standar teknis, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Beberapa aspek yang menjadi prioritas perbaikan antara lain tata udara di ruang kedatangan serta fasilitas air di toilet yang harus memenuhi standar kenyamanan.

Menurutnya, pengalaman wisatawan sejak pertama kali tiba di bandara menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Belitung.

BACA JUGA: Rute Belitung–Singapura Dibuka, Pelaku Wisata Soroti Target Pasar dan PR Penataan Destinasi

Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi

Pembukaan rute penerbangan Singapura–Tanjungpandan dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Akses langsung dari Singapura sebagai hub internasional diyakini dapat membuka peluang lebih besar bagi masuknya wisatawan mancanegara.

“Penerbangan ini diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, hingga sektor lainnya,” jelas Djoni.

Ia optimistis wisatawan dari berbagai negara, seperti Jepang, China, dan kawasan Asia lainnya akan mulai datang ke Belitung, Negeri Laskar Pelangi.

Keindahan Alam dan Budaya Jadi Daya Tarik

Batu Garuda Belitung
Batu Garuda Belitung. (Foto: belitungisland.com)

Belitung dinilai memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Keindahan alamnya jadi magnet utama. Pantai dengan batu granit ikonik menghadirkan lanskap yang tidak mudah ditemukan di tempat lain.

Salah satunya Batu Garuda di kawasan Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk. Dari kejauhan, siluetnya langsung mencuri perhatian.

Bentuknya menyerupai kepala burung Garuda yang menghadap ke laut lepas, seolah menjadi penjaga alami di garis pantai utara Belitung.

Batu granit raksasa ini bukan sekadar pemandangan. Ia menjadi simbol kuat karakter alam Belitung yang unik, sekaligus daya tarik visual yang kerap diburu wisatawan.

BACA JUGA: Rute Penerbangan Belitung–Singapura Dibuka 3 Mei 2026, Tiket Mulai Rp500 Ribuan

Di sisi lain, kekuatan Belitung tidak hanya terletak pada alamnya. Budaya Melayu yang kental serta keramahan masyarakat menjadi pengalaman yang melengkapi perjalanan wisata. Hal ini sekaligus menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua destinasi.

“Kita menawarkan keindahan alam yang eksotis dan budaya yang khas,” ujar Djoni.

Di tengah peluang besar tersebut, Bupati Belitung mengingatkan pentingnya memberikan kesan pertama yang baik kepada wisatawan.

Bandara menjadi titik awal pengalaman wisata. Apa yang dilihat dan dirasakan wisatawan saat pertama kali tiba akan mempengaruhi persepsi mereka terhadap Belitung.

Karena itu, pembenahan tidak hanya fokus pada aspek besar, tetapi juga detail kecil yang menentukan kenyamanan.

“Semua ini demi menjaga nama baik Belitung di mata wisatawan,” pungkasnya.

Bandara Pastikan Siap, Perbaikan Segera Ditindaklanjuti

Sementara itu, pihak Bandara H.AS Hanandjoeddin memastikan kesiapan menyambut penerbangan perdana Scoot rute Singapura–Tanjungpandan pada 3 Mei 2026.

Executive General Manager Bandara, Hernindya Arie Setiawan, mengatakan secara umum fasilitas sudah siap, mengingat sebelumnya bandara ini juga pernah melayani penerbangan internasional dari Seletar.

“Kalau secara kesiapan, kita sudah pernah menerima first flight internasional sebelumnya, jadi secara umum sudah siap,” ujarnya usai mendampingi kunjungan Bupati Belitung.

BACA JUGA: 6 Keunikan Batu Granit Pantai Belitung dan Asal-usulnya, Bikin Wisatawan Takjub

Ia menjelaskan, penerbangan Scoot akan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Minggu, menggunakan pesawat tipe Embraer berkapasitas 112 penumpang.

Pesawat dijadwalkan tiba di Bandara H.A SHanandjoeddin pukul 06.15 WIB dan kembali bertolak ke Singapura pukul 06.45 WIB.

Menurutnya, jadwal kedatangan pagi justru menjadi keuntungan. Arus penumpang bisa diatur lebih rapi karena tidak bersamaan dengan penerbangan domestik.

“Ini penerbangan pertama di hari itu, jadi alurnya lebih tertata dan tidak berbarengan,” jelas Hernindya Arie Setiawan.

Selain itu, fasilitas terminal internasional baik kedatangan maupun keberangkatan disebut sudah siap digunakan. Posko layanan Custom, Immigration, Quarantine (CIQ) juga telah tersedia dan siap beroperasi.

Meski demikian, pihak bandara memastikan akan segera menindaklanjuti sejumlah masukan dari Bupati Belitung, terutama terkait pendingin ruangan dan kebersihan fasilitas toilet.

“Nanti semua arahan dan masukan akan kami tindaklanjuti,” tegas Hernindya.

Tags: Bandara H.AS Hanandjoeddinpariwisata belitungpenerbangan internasionalScoot BelitungSingapura Belitungwisata Belitung

Related Posts

Paket Wisata Premium Belitung
Wisata

Paket Wisata Premium Belitung Rute Singapura, Cara Baru Nikmati Hidden Paradise Indonesia

18 April 2026
wisata belitung pulau lengkuas island hopping
Wisata

Wisata Belitung Kini 1 Jam Lebih dari Singapura, Saatnya Liburan ke Surga Tropis

17 April 2026
Pintu Masuk Wisatawan ke Belitung
Wisata

Pintu Masuk Wisatawan ke Belitung Bukan Bandara atau Pelabuhan, Lalu Apa?

16 April 2026
Load More
Next Post
Pintu Masuk Wisatawan ke Belitung

Pintu Masuk Wisatawan ke Belitung Bukan Bandara atau Pelabuhan, Lalu Apa?

wisata belitung pulau lengkuas island hopping

Wisata Belitung Kini 1 Jam Lebih dari Singapura, Saatnya Liburan ke Surga Tropis

Belitung-Vibe-2026

Follow Us

KANAL

  • Bangka Belitung
  • Gadget
  • Human Story
  • Kredit & Pinjaman
  • Nasional
  • Wisata
  • Privacy Policy
  • About
  • Pedoman Pemberitaan

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Bangka Belitung
    • Nasional
  • Tech
    • Gadget
    • Aplikasi
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
  • Popnews
    • Viral
    • Human Story
  • Cuan
    • Tips Investasi
    • Kredit & Pinjaman

© 2026 BelitungVibe.id All Rights Reserved