MANGGAR, BELITUNGVIBE.ID – Rute takbir keliling Idul Adha 2026 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai dimatangkan menjelang malam takbiran.
Pembahasan tidak hanya menyangkut jalur takbir keliling, tetapi juga kesiapan teknis pelaksanaan hingga dukungan perangkat daerah agar kegiatan berjalan lancar.
Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar di Ruang Rapat Bupati Beltim, Rabu 20 Mei 2026.
Selain membahas jalur takbir keliling, rapat juga menyinggung kesiapan penjemputan jemaah haji Belitung Timur yang diperkirakan tiba kembali di daerah pada Juni 2026 mendatang.
Rapat dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum Sekertarita daerah (Setda) Beltim, Zikril, mewakili Bupati Kamarudin Muten.
Turut hadir Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Beltim, Supeni, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah dan unsur terkait yang terlibat dalam pelaksanaan takbiran keliling.
Rute Takbir Keliling Idul Adha 2026 di Beltim

Kepala Bagian Kesra Setda Beltim, Supeni, mengatakan rute takbir keliling Idul Adha tahun ini masih menggunakan jalur yang sama seperti pelaksanaan takbir keliling saat Idulfitri sebelumnya.
Takbir keliling akan dimulai dari Halaman Kantor Bupati Belitung Timur dan berakhir di Masjid Agung Darussalam Manggar.
“Kalau untuk takbiran Idul Adha masih sama dengan rute takbir keliling Idul Fitri. Start dari Kantor Bupati, Jalan Raya Gantung, belok kiri ke arah Pancur, belok kanan menuju Simpang Oasis, lalu menuju Simpang Mudong, Situ Kulong Minyak, Taman Kota, Pasar Manggar, Tugu 1001 Warung Kopi dan finish di Masjid Agung Darussalam,” jelas Supeni seperti dilansir dari beltim.go.id.
Rute tersebut diperkirakan kembali menjadi pusat perhatian masyarakat Kabupaten Beltim karena melintasi sejumlah titik ramai di Kota Manggar.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, takbir keliling menjadi salah satu tradisi yang dinanti warga untuk menyambut Hari Raya Idul Adha.
Pemkab Beltim Klaim Persiapan Sudah Berjalan
Supeni menyebut hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan.
Menurutnya, sejumlah perangkat daerah bersama Forkopimda telah menyatakan kesiapan mendukung kegiatan malam takbiran.
“Kalau dari Setda insyaallah sudah siap karena nanti acara pembukaan di sini, akan kami siapkan segala sesuatunya. Forkopimda dan perangkat daerah teknis terkait juga siap mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.
Pemerintah daerah juga akan segera menyampaikan surat edaran kepada masjid-masjid terkait pelaksanaan takbir keliling.
Langkah tersebut dilakukan agar koordinasi berjalan lebih rapi menjelang malam Idul Adha 1447 Hijriah.
BACA JUGA: Juara Umum FLS3N Beltim 2026, SMAN 1 Manggar Pertahankan Tahta 4 Tahun Berturut
Penjemputan Jemaah Haji Beltim Juga Dibahas
Selain membahas persiapan takbir keliling, rapat tersebut turut menyinggung agenda kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026.
Supeni mengatakan para jemaah diperkirakan tiba kembali di tanah air pada 11 Juni 2026 mendatang.
Pemkab Beltim pun mulai menyiapkan skema penjemputan agar proses kepulangan berlangsung aman dan nyaman.
“Untuk penjemputan, insyaallah kita sudah siapkan dua mobil, yaitu satu bus dan satu mobil Hiace untuk lansia,” ujar Supeni.
Tak hanya transportasi, pemerintah daerah juga menyiapkan tim khusus untuk membantu pengangkutan serta pengamanan koper milik jemaah haji.
Menurut Supeni, teknis penjemputan masih akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan mengingat para jemaah diperkirakan tiba di Belitung Timur pada malam hari.
“Lebih lanjut nanti kita akan lihat teknis dan keadaannya seperti apa mengingat para jemaah diperkirakan tiba di Beltim pada malam hari,” katanya.
BACA JUGA: Film Pendek Siswa SMAN 1 Manggar Juara 2 Nasional 2026, Judulnya Bikin Juri Tersentuh
Pemkab Akan Gelar Rapat Lanjutan
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Pemkab Beltim masih akan menggelar rapat lanjutan.
Hasil rapat tersebut nantinya akan disampaikan kepada perangkat daerah teknis terkait agar proses pelaksanaan berjalan lebih terkoordinasi.
“Nanti kami akan adakan rapat kecil, kemudian hasilnya akan kami informasikan melalui surat ke perangkat daerah teknis terkait untuk kesiapan penjemputannya,” tambah Supeni.
Menjelang Idul Adha 2026, takbir keliling dan kepulangan jemaah haji menjadi dua agenda yang mulai mendapat perhatian pemerintah daerah.
Selain menjaga tradisi malam takbiran tetap berjalan lancar, kesiapan penjemputan jemaah haji juga menjadi bagian penting agar proses kepulangan berlangsung aman dan tertib. (*)





