BELITUNGVIBE.ID – Kabar prestasi membanggakan datang dari atlet cilik sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Lima atlet cilik asal Gantung dipastikan lolos ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) 2026.
Mereka akan mewakili Belitung Timur setelah berhasil menjadi yang terbaik pada cabang olahraga masing-masing dalam seleksi tingkat kabupaten.
Keberhasilan tersebut sekaligus menempatkan Kecamatan Gantung sebagai penyumbang atlet terbanyak bagi kontingen Beltim pada O2SN jenjang sekolah dasar tahun ini.
Bagi lima atlet muda itu, pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang mereka jalani selama berlatih.
Dari lapangan sekolah, ruang kelas, hingga tempat latihan sederhana, mereka terus mengasah kemampuan demi meraih kesempatan tampil di tingkat yang lebih tinggi.
Kini, mereka bukan hanya berstatus juara tingkat kabupaten. Kelima siswa sekolah dasar tersebut juga membawa harapan besar untuk mengharumkan nama Belitung Timur di tingkat provinsi.
Capaian itu sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah-sekolah dasar Kecamatan Gantung terus menunjukkan hasil yang konsisten dari tahun ke tahun.
Di balik prestasi tersebut, ada peran guru, pelatih, kepala sekolah, dan orang tua yang terus mendampingi proses mereka.
Ada pula latihan rutin, disiplin, pengorbanan waktu bermain, serta semangat untuk terus berkembang menjadi atlet yang lebih baik.
BACA JUGA: 23 Siswa SD Negeri 21 Sijuk Lulus, Tangis Haru Warnai Pelepasan Penuh Prestasi
5 Atlet Cilik Gantung Lolos ke O2SN Babel 2026
Lima atlet yang akan mewakili Belitung Timur di tingkat provinsi berasal dari cabang olahraga yang berbeda.
Mereka adalah Syahnurdin dari SD Negeri 7 Gantung yang menjadi juara pada cabang Senam Lantai Putra.
Kemudian Allesa Fredella dari SD Negeri 13 Gantung yang tampil sebagai juara Senam Lantai Putri.
Pada cabang Pencak Silat Putra, tiket menuju tingkat provinsi diraih Hafidz Albani Liandra dari SD Negeri 10 Gantung.
Sementara di cabang Bulutangkis Putra, Jassen Alvaro dari SD Negeri 13 Gantung berhasil menjadi yang terbaik.
Sedangkan Tamara Elvira dari SD Negeri 15 Gantung akan mewakili Belitung Timur pada cabang Kids Atletik Putri.
Kelima atlet muda tersebut dijadwalkan tampil pada O2SN Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
BACA JUGA: Luar Biasa! Tim Debat SMAN 1 Manggar Juara LDBI dan NSDC 2026, Ini Sosok Bintangnya
Prestasi yang Tidak Datang Secara Instan

Bagi Kecamatan Gantung, keberhasilan ini bukan sesuatu yang hadir secara tiba-tiba. Ada proses panjang yang dilalui para atlet sebelum akhirnya berdiri di posisi sekarang.
Latihan yang dilakukan secara rutin, kedisiplinan menjaga performa, hingga pengorbanan waktu bermain menjadi bagian dari perjalanan mereka.
Semangat itu bahkan tercermin dalam slogan yang selama ini dipegang Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Gantung. “Gantung Betuah, Juara Tak Datang Seketika.”
Kalimat sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa setiap prestasi lahir dari proses yang panjang.
Ada kerja keras, konsistensi, doa, dan dukungan banyak pihak di belakangnya. Mulai dari guru olahraga, pelatih, kepala sekolah, orang tua, hingga rekan-rekan sesama atlet.
Dukungan Besar dari Sekolah dan Orang Tua
Ketua Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung, Fakhrul Syukur, mengaku bangga atas pencapaian para atlet muda tersebut.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan yang melibatkan banyak pihak. Mulai dari para guru, pelatih, orang tua hingga pihak sekolah,” ujar Fakhrul, Sabtu 6 Juni 2026.
Ia menilai para atlet telah menunjukkan semangat juang yang tinggi selama mengikuti proses pembinaan dan seleksi.
Fakhrul mengatakan keberhasilan tersebut lahir dari latihan yang disiplin serta komitmen para atlet untuk terus berkembang.
Selain itu, dukungan guru, pelatih, sekolah, dan orang tua juga menjadi faktor penting yang ikut menentukan keberhasilan mereka.
Ia berharap para atlet tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan menjelang kompetisi tingkat provinsi Babel.
Menurutnya, kesempatan mewakili Belitung Timur harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah pengalaman sekaligus mengukir prestasi yang lebih tinggi.
BACA JUGA: SNBT 2026 SMAN 1 Manggar, 64 Siswa Lolos PTN Favorit, Ada yang Tembus UI dan ITB
Pembinaan Olahraga Berjalan di Jalur yang Tepat
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Gantung, Zuliandi, menilai hasil yang diraih para atlet menjadi indikator bahwa program pembinaan olahraga di sekolah dasar berjalan sesuai harapan.
“Ini adalah bukti pembinaan bahwa olahraga sudah on the track. Prestasi yang kita raih tentu menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Kecamatan Gantung,” ucap Zuliandi.
Prestasi yang dicapai para siswa menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan minat olahraga.
Zuliandi menyebut hasil yang diraih para atlet menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.
Oleh karena itu, para atlet diharapkan terus menjaga semangat, meningkatkan kemampuan, serta mempertahankan kedisiplinan selama menjalani masa persiapan.
“Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan diri dan menjaga disiplin. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk raih prestasi yang lebih tinggi lagi,” harapnya.
Zuliandi juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan mereka.
Baginya, prestasi olahraga tidak hanya dibangun melalui kemampuan fisik, tetapi juga karakter dan sikap yang baik.
BACA JUGA: Juara Umum FLS3N Beltim 2026, SMAN 1 Manggar Pertahankan Tahta 4 Tahun Berturut
Bawa Harapan Belitung Timur ke Tingkat Provinsi
Kini, lima atlet cilik tersebut memasuki tahap persiapan berikutnya. Tantangan yang akan dihadapi tentu lebih berat dibandingkan saat seleksi tingkat kabupaten.
Namun semangat mereka untuk membawa nama Belitung Timur tetap tinggi.
Di pundak anak-anak itu, tersimpan harapan sekolah, keluarga, dan masyarakat yang ingin melihat atlet daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
O2SN Babel 2026 bukan hanya tentang medali dan gelar juara.
Bagi para atlet muda ini, ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menguji kemampuan terbaik yang telah mereka persiapkan selama ini.
Dan seperti slogan yang selalu mereka pegang, prestasi memang tidak datang seketika.
Ia lahir dari proses panjang yang dijalani dengan kerja keras, disiplin, dan keyakinan untuk terus melangkah lebih jauh. (Muchlis Ilham)




