BELITUNGVIBE.ID, MANGGAR – Prestasi membanggakan datang dari pemuda Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Bryan Bimantoro, asal Kecamatan Manggar, berhasil lolos seleksi nasional sebagai Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026.
Saat ini, Bryan tengah menjalani Pendidikan dan Pelatihan Dasar Militer (Diklatsarmil) di Satuan Pendidikan (Satdik) 1 Kodiklatal Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, sebagai bagian dari tahapan pembentukan calon manajer KDKMP.
Di tengah beragam anggapan yang berkembang di masyarakat, Bryan justru membagikan pengalaman berbeda selama mengikuti Diklatsarmil.
Menurutnya, kegiatan yang dijalani lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan tanggung jawab, bukan latihan fisik yang berat seperti banyak dibayangkan orang.
Bryan Bimantoro Ungkap Suasana Diklatsarmil
Bryan Bimantoro mengatakan pelaksanaan Diklatsarmil yang dimulai sejak 17 Juni 2026 berlangsung positif dan memberikan banyak pengalaman baru.
Ia menilai berbagai informasi yang beredar di luar belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di lokasi pelatihan.
“Alhamdulillah, sejauh ini kegiatan di Satdik 1 Kodiklatal Tanjung Uban sangat seru dan positif. Banyak isu di luar yang kurang tepat. Yang kami jalani di sini lebih kepada pembentukan disiplin dan karakter untuk menjadi manajer yang siap terjun ke masyarakat,” ujar Bryan, Minggu 28 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk calon manajer koperasi yang memiliki mental kuat, disiplin, dan siap mengemban tanggung jawab di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Pelajar Belitung Timur Lolos Paskibraka Nasional 2026, Siswa SMAN 1 Manggar Wakili Babel
Aktivitas Dimulai Sejak Pukul 03.00 WIB
Bryan Bimantoro menceritakan rutinitas peserta dimulai sejak pukul 03.00 WIB setiap hari.
Setelah bangun, peserta menjalani olahraga pagi, dilanjutkan salat Subuh berjamaah, kemudian mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran hingga malam hari.
Meski jadwal cukup padat, ia mengaku menikmati pola hidup yang lebih disiplin selama mengikuti pendidikan.
“Yang paling saya senang di sini justru pola hidupnya jadi sangat teratur. Makan tiga kali sehari, ada snack juga, ibadah lima waktu teratur, dan setiap hari ada kegiatan belajar di dalam kelas,” katanya.
Menurut Bryan, kebiasaan tersebut menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan pentingnya mengatur waktu, menjaga kesehatan, dan membangun kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Latihan Fisik Tidak Seberat yang Dibayangkan
Bryan juga meluruskan anggapan bahwa seluruh peserta Diklatsarmil harus menjalani latihan fisik berat.
Ia menjelaskan, berdasarkan arahan pusat untuk peserta SPPI Batch 4 KDKMP, porsi latihan fisik dibuat sangat minimal sehingga dapat diikuti peserta dari berbagai latar belakang.
“Menurut para pelatih di sini, untuk kegiatan fisik memang dinolkan sesuai arahan pusat SPPI Batch 4 KDKMP, jadi tidak terlalu berat. Saya sendiri dengan kondisi tubuh yang tergolong obesitas masih bisa mengikuti seluruh kegiatan dengan baik,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap masyarakat tidak lagi memandang Diklatsarmil sebagai kegiatan yang identik dengan latihan fisik ekstrem.
Menurutnya, fokus utama program justru membangun karakter, etika kerja, kepemimpinan, serta kesiapan peserta sebelum mengelola koperasi di daerah masing-masing.
BACA JUGA: 5 Atlet Cilik Gantung Lolos ke O2SN Babel 2026, Siap Harumkan Nama Belitung Timur
Bersiap Ikuti Pelatihan Manajerial
Usai menyelesaikan Diklatsarmil, Bryan bersama peserta lainnya akan melanjutkan tahapan pelatihan manajerial selama 15 hari yang dimulai pada 17 Juli 2026.
Pelatihan tersebut akan membekali para calon manajer dengan kemampuan mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Bryan berharap masyarakat dapat melihat program tersebut sebagai langkah pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk memperkuat ekonomi desa.
“Saya berharap masyarakat bisa mengerti bahwa tujuan Diklatsarmil ini adalah untuk pembentukan mental dan karakter. Harapannya, kami bisa menjadi punggawa Koperasi Desa Merah Putih yang siap mengabdi dan membangun ekonomi masyarakat ke depannya,” ujarnya.
Jadi Inspirasi bagi Pemuda Belitung Timur
Keberhasilan Bryan lolos sebagai Manajer KDKMP 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Belitung Timur.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pemuda daerah memiliki peluang yang sama untuk berkiprah dalam program-program strategis tingkat nasional.
Diharapkan, capaian Bryan mampu memotivasi generasi muda Belitung Timur untuk terus meningkatkan kemampuan, berani mengambil tantangan, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Bagi Bryan, pemuda asal Kecamatan Manggar perjalanan ini bukan sekadar tentang lolos seleksi nasional.
Kesempatan tersebut menjadi awal untuk mengabdikan kemampuan dan pengalaman yang diperoleh demi mendorong kemajuan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (Muchlis Ilham)





